اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ اَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَ دِيْنِ الْحَقِّ
لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكاَفِرُوْنَ
أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصَحاَبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْساَنٍ إِلِى يَوْمِ الدِّيْنِ
فَياَ أَيُّهاَ النَّاسُ: أُصِيْكُمْ وَإِياَّيَ بِتَقْوَى اللهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Qolallhohu Ta’ala fil Qur’anil adzim :
Kito enget firman Allah SWT
ru9sqö &rb¨ &rd÷@ #$9ø)àt# äu#BtZãq#( ru#$?¨)sqö#( 9sÿxGtsóZu$ ãt=nökÍN /tt.x»M; BiÏ`z #$9¡¡Jy$!äÏ ru#${FöÚÇ ru9s»3Å` .x¤/çq#( ùs'r{sõRt»gßM /ÎJy$ 2$Rçq#( t3õ¡Å7çqbt
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
Pramilo kito sedoyo kedah sami enget dhumateng Allah. Kito kedah mengoreksi soho memperbaiki amal diri kito / amal pribadi, soho amal masyarakat /amal kolektif.
Mugi puniko ndadosno kesadaran kito kangge menegakkan izzul Islam wal muslimin
Mugi puniko ndadosno kesadaran kito poro mubaligh, poro pengajenging ummat, poro panguwaos muslim, soho sedoyo ummat. Amin.
ruãty #$!ª #$!©%Ïïût äu#BtZãq#( BÏZ3äOó ruãtJÏ=èq#( #$9Á¢»=Îsy»MÏ 9su¡óGtÜø=ÎÿxZ¨gßOó ûÎ #${FöÚÇ 2Jy$ #$óGt÷=n#y #$!©%Ïïú BÏ` %s6ö=ÎgÎNö ru9sãKu3jÅZu`£ ;mlçNö Ï]skåNã #$!©%Ï #$ö?sÓÓ4 ;mlçNö ru9sã7tdÏ9s]¨kåN BiÏ`. /tè÷Ï zyqöùÏgÎNö &rBøZY$ 4 tè÷6çßrRt_ÍÓ w ç³ôÎ.äqc 1Î ©xø«\$ 4 ruBt` 2ÿxt /tè÷y sº9Ï7y ùs'ér'9s»¯´Í7y dèNã #$9øÿx»¡Å)àqbt
Dan Allah Telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana dia Telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang Telah diridhai-Nya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik. (TQS An nur : 55)
Sunday, March 23, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment